Jual Genteng Nglayur trenggalek

PERUSAHAAN KAMI TERPERCAYA SEJAK TAHUN 1986,KAMI BERUSAHA MEMBERIKAN YANG TERBAIK BUAT COSTUMER.KEPERCAYAAN ANDA ADALAH TUJUAN UTAMA KAMI,website INI INOVASI DARI JGENTENG.BLOGSPOT.COM

BATA RINGAN UNTUK RUMAH TINGKAT

Istilah ‘bata ringan’ sendiri sebenernya adalah salah kaprah, karena istilah untuk material semacam ini adalah AAC (Autoclave Aerated Concrete) dan CLC (Cellular Lightweight Concrete), yang lebih merujuk kepada material beton, sehingga lebih tepat bila disebut sebagai ‘beton ringan’. Tetapi masyarakat sudah terlanjur familiar dengan istilah ‘bata ringan’.

Baik AAC maupun CLC, dibuat dengan bahan utama semen, pasir, dan air. Keduanya memakai prinsip yang hampir sama, yaitu menambahkan gelembung-gelembung udara pada campuran beton, sehingga volume beton mengembang dan bersifat lebih perforated daripada beton biasa. Otomatis bobotnya akan jauh lebih ringan daripada beton biasa, bahkan bisa mengapung di air. Pada bata ringan AAC digunakan aluminium pasta sebagai pengembang, dan pengerasan dilakukan di dalam bilik yang bertekanan dan bersuhu tinggi. Proses ini biasa diterapkan pada industri skala besar. Sedangkan CLC, menggunakan foam agent yang dicampurkan dengan mixer pada adukan beton untuk memunculkan micro bubble di dalam adukan beton. Proses pendinginan dilakukan pada udara terbuka, sehingga biasa diterapkan pada industri bata ringan skala kecil.

Material bata ringan yang berada di pasaran ada 2 macam, yang berwarna putih dan agak abu-abu. Perbedaannya terletak pada jenis pasir yang menjadi bahan pembuatnya. Bata ringan yang berwarna putih menggunakan bahan dasar pasir silika yang berwarna putih, sedangkan bata ringan yang berwarna abu-abu menggunakan pasir biasa. Secara perbandingan kekuatan, tidak terlalu jauh berbeda untuk keduanya.

Spesifikasi teknis material bata ringan adalah sebagai berikut :
  • Ukuran panjang 60cm, tinggi 20cm, dengan tebal bervariasi, mulai 7,5cm, 10cm, dan seterusnya.
  • Berat jenis normal : 650 kg/m3
  • Kuat tekan : > 4,0 N/mm2
  • Konduktifitas termis : 0,14 W/mK
  • Tebal spesi : 3 mm (dengan semen instan), 5 mm (dengan semen biasa)
  • Ketahanan terhadap api : 4 jam
  • Jumlah kebutuhan bata ringan per 1 m2 : 8 – 9 buah
  • Harga Rp. 14.500 / bh untuk bata ringan dengan tebal 10cm
Kelebihan material bata ringan :
  • Ukuran material sangat presisi, sehingga adukan pasangan dan acian bisa sangat tipis. Dimungkinkan tanpa plesteran.
  • Bata ringan mudah dipotong, sehingga meminimalkan construction waste.
  • Pada proses pemasangan dan aci, sama sekali tidak memerlukan pasir, sehingga lingkungan kerja jauh lebih rapi, karena tidak ada dropping pasir dan pengadukan campuran.
  • Ukuran besar, sehingga waktu konstruksi akan jauh lebih cepat.
  • Ringan, sehingga akan jauh mengurangi beban pada konstruksi bangunan.
  • Insulasi panas dan suara sangat baik.
Kekurangan material bata ringan :
  • Harga material mahal.
  • Perlu tukang dengan keahlian khusus untuk memasang bata ringan. Kalau dipasang asal-asalan, kepresisian akan hilang.
  • Beberapa jenis bata ringan harus dipasang dengan semen khusus (semen instan), walaupun ada beberapa jenis yang bisa dipasang dengan semen biasa. Tanyakan hal ini pada supplier bata ringan pada saat membeli.
  • Tidak bisa dipaku karena material bersifat perforated. Bila ingin menggantung lukisan atau furniture di dinding dengan bata ringan, harus menggunakan baut dengan fisher.

Cara pemasangan bata ringan mirip dengan pemasangan bata biasa atau batako. Perbedaannya adalah seluruh proses pemasangan harus sangat teliti, bila tidak maka tingkat kepresisian tidak akan tercapai sehingga pasangan dan acian menjadi boros. Jidar aluminium dan waterpass mutlak harus dipergunakan. Untuk menjaga supaya adukan pasangan (baik dengan semen instan maupun semen biasa) bisa mempunyai ketebalan yang sama, maka digunakan sendok khusus yang mempunyai gigi-gigi persegi di ujungnya yang biasa disebut roskam. Dengan roskam ini akan diperoleh pasangan setebal 3-5 mm. Beda dengan bata merah dan batako, pasangan ini hanya menggunakan campuran semen dan air saja, tanpa pasir.

Setelah dinding bata ringan terpasang, tidak perlu diplester. Bisa langsung diaci dengan semen instan atau semen biasa. Biasanya acian  diaplikasikan setebal 5-7mm. Sebetulnya dinding bata ringan boleh-boleh saja diplester, tetapi justru kelebihan material ini adalah kepresisian yang tinggi sehingga diharapkan dinding yang dihasilkan sudah akan langsung rata dan bisa langsung diaci. Tunggu 3-4 hari hingga acian kering betul, barulah diaplikasikan finishing dinding seperti cat dan wallpaper.


Material bata ringan sangat cocok bila dipakai pada bangunan yang bertingkat banyak (3 lantai ke atas). Karena sangat ringan, akumulasi bobot material pada jumlah lantai yang banyak akan jauh lebih ringan daripada material bata biasa, sehingga mengurangi beban struktur. Bobot yang ringan juga akan jauh mempermudah delivery material ke lantai-lantai atas. Pengerjaan yang cepat akan mereduksi beban tenaga kerja. Jadi harga material dasar bata ringan yang lebih mahal akan terkonversi dalam desain struktur yang lebih murah (karena beban lebih ringan) dan biaya tenaga kerja yang lebih murah karena waktu pengerjaan lebih singkat.

SILAHKAN HUBUNGI CONTACT KAMI 082142246574 UNTUK MENDAPATKAN BATA RINGAN DENGAN KUALITAS SUPER GAN, KAMI TUNGGU!!!

ATAP CANTIK DENGAN WUWUNGAN


Atap merupakan bagian penting dari sebuah rumah yang terkadang sering kita lupakan perawatannya karena letaknya yang tinggi dan sulit dijangkau oleh tangan dan harus membutuhkan alat bantu berupa tangga. Karena jarang tersentuh maka tak ayal kita jarang berpikir untuk menghias atau sekedar memberinya aksesoris. Tapi tahukah Anda pemberian aksesoris pada atap selain akan mempercantik tampilan rumah juga mempermudah rumah Anda untuk dikenali dari kejauhan karena tampil beda dan unik. Aksesoris hiasan yang dimaksud di sini adalah Wuwungan.

Wuwungan berasal dari kata wuwung (bahasa Jawa) yang berarti bagian atas dari atap rumah. Wuwungan sering kita jumpai di atap rumah-rumah tradisonal yang bergaya joglo atau rumah-rumah kampung biasa. Hiasan ini terbuat dari gerabah dengan berbagai bentuk seperti Naga, Ayam, Gunungan, dan Mahkota. Wuwungan biasanya dipasang pada kerpus - perpotongan antar sudut pada atap rumah. Misalnya saja untuk pinggiran, ada bentuk Werkudara yang melengkung ke atas dan di bagian pinggirnya dihiasi motif bulu seperti topi atau mahkota Werkudara, salah satu tokoh Pandawa. Ada juga bentuk Kipas yang hampir menyerupai bentuk Werkudara, bedanya di pinggir lengkungan kipas terdapat motif garis yang berlekuk berjejer menyerupai kipas yang mengembang. Bagi Anda yang tidak terlalu suka banyak motif, Anda bisa memilih pinggiran bentuk Sungu atau tanduk yang melengkung ke atas, polos tanpa motif. Pinggiran bentuk Kepala Naga menggenakan mahkota dengan mulut mengangga memperlihatkan taringnya bisa menjadi hiasan atap Anda untuk tampil cantik. Selain bentuk-bentuk di atas masih ada pinggiran berbentuk Gelung, Wulu, Rantai Kecil, dan Jengger Bali.

Untuk wuwung tengahan, kami mempunyai banyak pilihan. Bentuk Naga Panjang, Naga Tarung, Garuda, Kresna, Gunungan, Mlathi, serta Pari. Selain naga juga terdapat wuwungan Peksi Gurdha atau Garuda. Untuk kuncungan tersedia bentuk Mustaka Besar, Mustaka Kecil, Mustaka Masjid Kecil, Mustaka Masjid Besar, Mustaka Bali, dan Mustaka Gundul. Mustaka (bahasa Jawa krama inggil) mempunyai arti kepala, mahkota. Seperti namanya, mustaka mempunyai bentuk bulat pada bagian bawahnya dan semakin ke atas semakin meruncing atau mengerucut layaknya mahkota atau topi raja.


Untuk wuwungan yang dijual di Genteng Trenggalek dibuat dari gerabah yang menggunakan bahan baku tanah liat yang dicampur dengan pasir. Proses pencampuran ini menggunakan mesin molen supaya proses pencampurannya rata dan menghasilkan tanah liat adonan yang ulet. Setelah itu adonan dituangkan ke dalam alat cetak sesuai bentuk yang diinginkan. Setelah kering wuwungan tersebut diangin-anginkan atau dijemur di bawah terik matahari selama 3 sampai 6 hari tergantung cuaca kemudian memasuki proses pembakaran di tungku dan warnanya berubah dari coklat tanah liat menjadi kemerahan.
 Jika Anda ingin tampil beda, wuwungan tersebut dapat Anda warnai sesuai minat Anda. Bagaimana tertarik menghias atap rumah Anda dengan wuwungan?? Silakan call nomor kami di 082142246574. Terimakasih

Kekuatan Rangka Atap Baja Ringan

1. Tentang Baja

Baja adalah paduan antara Besi (Fe) dan Karbon (C) dengan kandungan carbon maksimal 2%. Makin tinggi kandungan carbon makin getas baja tersebut (sulit dibengkokkan/kaku, sulit dilas) dan begitu juga sebaliknya. Jadi baja berbeda dengan besi. Disamping itu dengan perlakuan pendinginan yang berbeda akan menghasilkan baja yang berbeda pula getas (kaku) atau lentur, tergantung tujuan pembuatan baja tersebut.


  • Baja Getas / Kaku digunakan untuk terot mobil, blok mesin, pahat, dan sebagainya.
  • Baja Lentur digunakan untuk baja beton, kabel, rangka atap, rangka pesawat, dsb.
Kekuatan tarik baja lentur lebih tinggi dari baja getas. Kekuatan gaya tarik baja lentur umumnya berkisar 300 MPA (baja biasa). Tapi dengan proses teknologi tinggi (Hi-Ten) kekuatan gaya tarik baja lentur diatas 550 MPA. Saat ini type baja Hi-Ten seperti ini sering digunakan sebagai Rangka Atap Baja Ringan.

2. Baja Untuk Rangka Atap Baja Ringan

Seperti yang diceritakan diatas bahwa kekuatan gaya tarik baja ringan tergantung kadar karbon yang dikandungnya dan cara pemproseskannya (Lisensi Teknologi). Baja ringan dengan tipe G 550 MPA artinya baja tersebut mempunyai kekuatan gaya tarik di atas 550 MPA. Tipe baja ringan G 550 MPA saat ini banyak beredar dipasar dengan kekuatan gaya tarik berkisar 650 MPA hingga 920 MPA.

Baja lentur Hi-Ten memang sangat luar biasa dengan kemampuan gaya tariknya, bayangkan dengan diameter beberapa centimeter saja (kabel) mampu menarik tongkang (kapal tambahan) yang bederet dengan panjang lebih dari 1 km. Tapi ia mempunyai 2 Kelemahan:


  • Lemah pada gaya tekan, sebagai contoh, jika kabel baja ditekan, maka ia gampang sekali melengkung. 
  • Mudah berkarat.
Untuk mengatasi kelemhan tersebut adalah:

A. Mengatasi Kelemahan Gaya Tekan
Dengan ilmu statika kekuatan gaya tekan baja lentur tersebut dapat ditingkatkan hingga mencapai lebih dari separuh dari kekuatan gaya tarik, bahkan dalam aplikasi dikontruksi kekuatan gaya tekan mendekati gaya tarik.
Pada Rangka Atap Baja Ringan 2 cara meningkatkan kemampuan gaya tekan, yaitu:

  • Pembentukan profil, misalnya: Profil L, C, Kotak / Holo. Dimana sisi satu terkena gaya tekan, sisi lain terkena gaya tarik (menahan).
  • Rangka Batang / Kremona, Dimana batang satu terkena gaya tekan, batang lain menahan / terkena gaya tarik. Sehingga Gaya Tekan = Gaya Tarik = 0.
B. Mengatasi Karat (Baja Anti Karat)

Untuk mengatasi agar baja tidak mudah berkarat umumnya menggunakan lapisan anti karat, misalnya: cat, silicon, dan bahan kimia lainnya. 2 jenis anti karat yang sering digunakan pada Rangka Atap Baja Ringan, yaitu:

1. ZincCalume di lapisi oleh 55% Al, 43.5% Zinch, 1,5% Silikon.
2. Galvanis hanya dilapisi Zinc

C. Kekuatan Batang Profil C

Baja G 550 MPA artinya:
1 MPA = 100 Ton/m2 = 0,01 Ton/cm2, sehingga:
G 550 MPA = 55.000 Ton/m2 x 0,01 Ton.cm2 = 550 Ton/cm2
Kekuatan Tarik Profil C,
Dimensi P = 7,5 cm, L = 3,8 cm, C = 0,5 cm

1. Tipe Profil C75,100:
Tebal = 1 mm = 0,1 cm
Luas Potonga = (7,5+3,8+2x0,5)x 0,1 cm = 1,23 cm2
Kekuatan tarik = 550 Ton/cm2 x 1,23 cm2 = 676,5 Ton

2. Tipe Profil C75,80:
Tebal = 0,80 mm = 0,08cm
Luas Potongan = (7,5+3,8+2x0,5)x 0,08 cm = 0,984cm2
Kekuatan tarik = 550 Ton/cm2 x 0,984 cm2 = 541,2 Ton

3. Tipe Profil C75,75:
Tebal = 0,75mm = 0,075cm
Luas Potongan = (7,5+3,8+2x0,5)x 0,075 cm = 0,9225 cm2
Kekuatan tarik = 550 Ton/cm2 x 0,9225 cm2 = 507,375 Ton

4. Tipe Profil C75,65:
Tebal = 0,65 mm = 0,065cm
Luas Potongan = (7,5+3,8+2x0,5)x 0,065 cm = 0,7995 cm2
Kekuatan tarik = 550 Ton/cm2 x 0,7995 cm2 = 439,725 Ton.

-----------

Pilih Rangka Atap Baja Ringan atau Kayu?

Rangka Atap Baja Ringan atau Kayu? – Bagian penting dari sebuah bangunan diantaranya adalah Atap. Bangunan megah, mahal, berfurniture lengkap, namun jika hujan datang harus disibukkan oleh atap rumah yang bocor apalah artinya.

Gb. rangka atap kayu

Hal tidak menyenangkan lainnya, tiba-tiba Anda tahu bahwa rangka atap rumah Anda keropos dimakan rayap. Was-was, khawatir dan kebayang berapa biaya yang harus Anda keluarkan untuk menggantinya.

Karena itu, sangat penting sekali memilih rangka atap yang tahan rayap, tahan bocor, dan tahan lama, karena rumah merupakan salah satu aset sekaligus investasi Anda. Oleh sebab itulah, kami munculkan sebuah pertanyaan Rangka Atap Baja Ringan atau Kayu? mendasarkan pada perkembangan teknologi material Rangka Atap yang ada saat ini.
Gb. rangka atap baja ringan


Sebagian Arsitek berpendapat bahwa sebaiknya mendahulukan atap yang bagus dibanding memplester tembok atau memasang keramik di lantai. Hal ini didasari pada percuma saja mempunyai rumah dengan dinding dan perabotan yang bagus jika atapnya buruk.

Secara garis besar, terdapat dua jenis materi penyusun Rangka Atap yang banyak digunakan masyarakat kita. Yang Pertama, Rangka Atap berbahan Kayu, sebagai tempat bersandarnya genteng tanah liat maupun beton. Jenis material ini pemasangannya tak sulit. Cukup mengaitkan genteng ke reng, lalu sisi bagian lain ditindih genteng lainnya seperti anyaman.

Jenis materi yang kedua, Rangka Atap Baja Ringan, yang akhir-akhir ini mulai booming di pasaran. Rangka baja ringan bermutu tinggi dan memiliki sifat ringan dan tipis. Baja ini dikenal dengan cold form steel atau dibentuk setelah dingin.

Meskipun tipis, baja ringan memiliki derajat kekuatan tarik yang tinggi sekitar 550 MPa. Berbeda dengan baja biasa sekitar 300 MPa. Kekuatan tarik dan tegangan ini untuk mengkompensasi bentuknya yang tipis. Ketebalan baja ringan yang beredar sekarang ini berkisar dari 0,4 mm-1mm.

Kualitas Rangka Atap Baja Ringan yang tinggi membuat harganya juga tinggi. Namun, hal ini akan melindungi akan melindungi nilai investasi aset berharga Anda. Orang yang menggunakan baja ringan dianggap merupakan orang yang mengerti investasi. Karena, jika dihitung secara finansial, penggunaan rangka baja ringan akan menguntungkan pemilik bangunan.

Penggunaan Rangka Atap Baja Ringan memiliki sejumlah kelebihan dibanding Rangka Kayu, diantaranya:

nilai muai dan susutnya sangat kecil, tidak cepat berubah meskipun terkena panas dan dingin. Berbeda dengan kayu yang gampang lapuk jika terkena panas dan dingin.
Dengan baja ringan, pemilik bangunan tidak perlu memikirkan biaya perawatan pada tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, bobot rangka baja sangat ringan dibanding kayu. Itu berarti beban yang harus ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih rendah, sehingga strukturnya lebih irit.
Baja ringan juga bersifat non-combustible atau tidak membesarkan api. Artinya, jika terjadi kebakaran, baja ringan tidak membesarkan api. Berbeda dengan kayu yang membuat api menjadi besar.

Keunggulan baja ringan yang paling bisa terlihat adalah tidak dimakan rayap, berbeda dengan kayu yang setiap saat terancam rayap.
Pemasangan rangka atap baja ringanpun lebih cepat dan praktis, karena dilengkapi pengunci khusus.

hasil terpasang atap baja ringanlebih rata atau flat jadi pemasangan genteng lebih rapi dan lebih bagus
Disamping itu, ukurannya yang fantastis, lebar 40,6 mm dan panjang sesuai pesanan, mempercepat proses pengerjaan. Juga memperkecil kemungkinan bocor atau rembes.

So, bisa diterima dengan logika bukan bahwa Rangka Atap Baja Ringan merupakan pilihan yang tepat. Terbukti bahwa kemajuan teknologi dihadirkan untuk membawa dampak yang lebih baik bagi kehidupan kita. Jika Anda berencana membangun, merenovasi bagian rumah, dimana Atap menjadi salah satu objeknya, maka Rangka Atap Baja Ringan sangat patut Anda pertimbangkan.

Mengenal Keunggulan dan Kekurangan Genteng Beton


Genteng merupakan jenis penutup atap yang populer kita temui. Bahan genteng pun bermacam-macam. Ada genteng tanah liat, keramik, metal, dan beton. Kali ini kita coba bahas mengenai keunggulan dan kekurangan penggunaan genteng beton.

Genteng beton terbuat dari pasir, bahan material semen, dan fly ash, yang dicampur dengan air dan dicetak, lalu dikeringkan. Kekuatan genteng ini dipengaruhi oleh kebersihan dan ukuran butiran pasir yang dipergunakan, serta material bahan semen sebagai bonding agent. Fly ash dibutuhkan sebagai filler untuk mengisi celah-celah di antara butiran pasir, sehingga didapatkan genteng yang lebih padat dan kuat.

Genteng jenis ini di pasaran pada dua bentuk yakni genteng beton gelombang dan genteng beton flat. Daya tutup keduanya hampir sama, yaitu 11 buah genteng per m2.

Dibandingkan dengan genteng lainnya genteng beton memiliki kelemahan dan kelebihan. Kelebihannya adalah lebih kuat dan lebih ekonomis. Kuat karena genteng beton tahan karat, dibanding dengan genteng logam. Harganya juga relatif terjangkau dibanding dengan genteng bahan lainnya.

Sayangnya genteng ini punya kelemahan yaitu bobotnya yang berat sehingga membebani struktur. Sebagai perbandingan, berat genteng adalah 60 kg/m2. Sedangkan bahan lain yang mendekati bobot tersebut adalah genteng keramik yaitu 45 kg/m2.

Kelemahan lainnya adalah kurang tahan terhadap kebocoran karena interlock tidak sempurna dan keretakan pada bodi. Untuk mengurangi bocor dan retak, finishing genteng biasanya dilakukan dengan cat.

Atap Baja Ringan Genteng Keramik

Atap baja ringan genteng keramik – Setiap material atap bangunan yang digunakan untuk sebuah bangunan baik itu rumah, kantor, ruko, sekolah dan lainnya  selalu mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, begitu pula dengan atap baja ringan genteng keramik.


Konstruksi atap baja ringan hingga saat ini telah diuji coba di lembaga penelitian yang tentunya dilakukan oleh para ahli selama bertahun-tahu, dan hasilnya  lolos uji kekuatanSaat ini atap baja ringan telah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai alternatif pengganti kayu dan besi sebagai rangka atap rumah. Pengaplikasian atap baja ringan dapat dipadu oleh genteng dari berbagai bahan, salah satunya yaitu atap baja ringan genteng keramik.

Genteng adalah salah satu bagian yang sangat penting dari suatu bangunan sebagai penutup bangunan (misal: rumah)  untuk melindungi penghuninya dari teriknya sinar matahari dan guyuran air hujan. Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, genteng tidak hanya terbuat dari tanah liat saja.

Sebenarnya genteng terbuat dari campuran semen, pasir, air, dan beberapa campuran seperti serat alam, serta asbes, serat gelas, perekat aspal, dan biji logam yang berfungsi untuk memperkokoh dan menjaga kualitas genteng. Sedangkan genteng keramik dibuat dengan cara dicetak dan dibakar menggunakan oven tertentu bersamaan dengan proses pewarnaannya. 

Adapun berat genteng keramik antara 3000 gram sampai 3500 gram. Untuk ukuran genteng keramik kira-kira 31 cm X 32 cm. Jadi per m2 dibutuhkan 14 – 15 genteng keramik.

Kelebihan Atap Baja Ringan Genteng Keramik
  1. Tahan Lama(Kokoh)
  2. Warna Lebih Tahan Lama
  3. Cocok Digunakan Untuk Rumah Model Apapun Dan Akan Menambah Nilai Estetika
  4. Kuat Menahan Beban Manusia
  5. Penguncian Interlock
  6. Tak Perlu Dicat Ulang
  7. Tahan Perubahan Cuaca Ekstrim.

Dari sekian banyak macam genteng, genteng keramiklah yang cocok digunakan untuk semua bangunan di semua daerah di dunia dan tipe mulai dari mediterania, klasik, modern maupun tropis. Genteng keramik ini sangat cocok jika dipadukan dengan rangka baja ringan galvalum. Anda bisa menghubungi nomor kami di 082142246574.

JENIS-JENIS GENTENG

Jenis Genteng - Genteng adalah bahan atap rumah yang terbuat dari tanah liat atau daun-daunan pada umumnya. Dengan berkembangnya zaman, banyak sekali jenis-jenis genteng bermunculan.

Jenis-Jenis Genteng :

Genteng keramik
Genteng Beton
Genteng Metal
Genteng Aspal
Genteng Polycarbonat
Genteng Sirap
Genteng Asbes

Mari kita bahas satu persatu dari jenis-jenis genteng di atas;

Genteng Metal

Genteng ini cocok dipasang pada kuda-kuda rangka baja ringan, karena bobotnya yang ringan. Genteng metal ini meringankan beban yang dipikul rangka atap. Teknologi yang dipakai genteng metal lebih baruyang terbuat dari pelat baja galvanis yaitu bahan baja ringan yagn dilapisi metal ZINCALUME.

Kelebihan :
  1. Mudah dan cepat dalam proses pemasangan, sehingga lebih efesien
  2. Hemat material karena memliki bentang yang lebar
  3. Dilapisi bahan anti karat
  4. Menggunakan bahan anti bocor sehingga tidak perlu dikhawatirkan
  5. Dengan teknologi baru yang membuat genteng metal ini tidak menimbulkan panas seta tidak mudah terbakar
  6. Terdapat lapisan anti lumut
  7. Tidak perlu pengecetan ulang.

Kekurangan :
Pemasangan yang kurang rapi akan menimbulkan mengurangi keindahan

Genteng Keramik

Geteng ini memiliki warna yang sangat banyak, karena pada saat pembuatan di akhir poroses diberi pewarna pada lapisan atas. Bahan utama genteng ini adalah keramik. Bertumpu pada Rangka Baja Ringan Galvalum maupun Beton. Genteng ini cocok di rumah anda dengan suasana tropis, modern, meditarenia atau rumah bergaya klasik. Kelebihan dan kekurangan yang diberi dari genteng ini.

Kelebihan :
  1. Lebih tahan lama
  2. Lebih kuat menahan beban manusia jika diinjak saat pemasangan ataupun saat menggantinya
  3. Warnanya tahan lama karena diproses pada saat pembakaran kermik dan tidak perlu pengecatan ulang
  4. Cocok digunakan untuk daerah tropis yang sering mengalmai pergantian cuaca antara hujan dan panas yang dapat menyebabkan warna cepat memudar
  5. Cocok untuk rumah dengan gaya apapun, cukup dengan memilih warna yang sesuai dengan warna tembok srhingga terciota kombinasi yang tepat.


Kekurangan :

  1. Diperlukan ketelitian ketika memasang agar didapatkan kerapatan yang baik sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah.
  2. Kemiringan atap minimum30 derajat agar air hujan dapat mengalir smepurna dari genteng tidak terlepas ketika terterpa angin. Jika dipasang pada sudut kemiringan 45-60 derajat, perlu bantuan baut letika memasang agar genteng tidak terlepas dan lebih kuat.

Genteng Beton

Genteng beton merupaka genteng berteknologi dengan pembuatan kuno. Genteng ini memiliki bobot yang berat, sehingga untuk menampung beratnya memrlukan rangka yang kuat, Rangka Baja Ringan Galvalum salah satunya. 

Kelebihan :
  1. Kuat dan tahan lama, karena dari beton
  2. Daya tahan terhadap tekanan tinggi sehingga tidak mudah goyah oleh terpaan angin.

Kekurangan :
  1. Tekstur yang kasar
  2. Mudah ditumbuhi lumut pada permukaanya
  3. Berat, membutuhkan rangka yang kuat.
  4. Kurang desain


Genteng Aspal

Menjasdi salah satu pilihan untuk penutup atap rumah, karena memiliki banyak variasi warna : merah bata, hijau lumut, coklat dan hitam. Ada dua tipe yaitu datar yang terbaut pada triplek dan bentuk bergelombang yang dibuat pada rangka atap.Genteng ini terbuat dari bahan bubuk kertas, serat organik, resin dan juga aspal, sehingga menghasilkan genteng yang ringan, lentur serta tahan air, menjadi memudahkan proses pemasangan.Struktur atap ini biasanya dipadukan dari rangka kayu, beton maupun baja ringan galvalum.

Kelebihan :
  1. Tidak licin, karena di lapisan pada permukaan resin yang berfungsi mencegah bocor
  2. Mudah dan Praktis dalam pengerjaan
  3. Tahan api dan angin
  4. Dilindungi lapisan anti jamur dan anti pudar
  5. Bisa mengikuti berbagai macam bentuk atap dengan kemiringan bervariasi 

Kekurangan :

Harga relatif mahal

Genteng Polycarbonat

Jenis penutup atap rumah yang berbentuk datar dengan pilihan waran bervariasi. Ada dua macam yaitu polycarbonat dengan rongga dan polycarbonat bergelombang tanpa rongga. Atap ini biasanya digunakan digarasi kanopi atau atap tambahan. Tips dan Trik untuk memilih kualitas produk ini adalah dengan menekan kuat dengan penampang berongga pada lembaran polycarbonat, jika berkualitas jelek maka kontruksi beronnga yang ditekan tadi tidak akan kuat menahan tekanan jari ( penyok ), anda bisa lakukan test ini pada beberapa polycarbonat yang berbeda, lebih disarankan, anda lakukan test ini pada polycarbonat dengan harga yang termahal kemudian dengan harga yang murah untuk bisa melihat perbedaannya.

Kelebihan :
  1. Dapat meredam radiasi matahari
  2. Cepat dan mudah dalam pemasangan
  3. Mudah di dapat
  4. Dicetak dalam bentuk lembaran, sehingga mudah dipakai dengan kuas yang besar
  5. Bebas Rayap
  6. Kedap air

Kekurangan :
Jenis yang berongga rentan terhadap jamur dan sulit dibersihkan

Geteng Sirap

Atap sirap berasal dari kayu ulin yang dikenal juga dengan nama kayu besi atau kayu bulian. Kayu ulin berasal dari daerah Kalimantan dan memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap perubahan suhu, kelembaban, dan pengaruh air laut, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, seperti konstruksi rumah, jembatan, tiang listrik, bantalan kereta api, dan perkapalan. Bentuk atap sirap biasanya berupa lembaran tipis memanjang yang dihasilkan dari belahan kayu ulin. Lembaran tipis tersebut dikemas dalam ikatan.Saat ini pemerintah memperketat perdagangan dan pemanfaatan kayu ulin, sehingga peredaran atap sirap dari kayu ulin sangat berfluktuatif, bahkan terkadang sulit menemukan atap sirap di pasaran.

Kelebihan :
  1. Bersifat isolasi terhadap panas 
  2. Bahan yang ringan


Kekurangan :
  1. Pemasangan cukup sulit sehingga biaya yang akan digunaka semakin bertambah
  2. Bila lembaran sirap belum cukup kering sudah dipasang akan membilut dan berubah bentuk menjadi cekung


Genteng Asbes ( Fiber Semen )

Asbestos (selanjutnya akan saya sebut asbes), merupakan gabungan enam mineral silikat alam. Penutup atap dari bahan asbes sangat akrab dengan masyarakat, selain harganya murah dan pemasangannya mudah, karena atap asbes memiliki bobot yang ringan sehingga tidak membutuhkan konstruksi gording yang khusus.

Kelebihan :
Atap jenis lembaran ini umumnya masih dijual di pasaran dan banyak yang menggunakannya dengan berbagai pertimbangan antara lain karena lebih murah dibandingkan genting,pemasangan relatif lebih mudah, dan tidak membutuhkan banyak kayu reng tidak mudah bocor dan ruangan menjadi sejuk karena sifat asbes yang tidak menyerap panas.

Kekurangan :
Penggunaan asbes sebagai atap rumah menurut para ahli kesehatan sebetulnya kurang baik karena dapat menyebabkan penyakit.Hal ini terjadi karena serat asbes dalam bentuk partikel mudah lepas dan beterbangan, sehingga bila terhirup penghuninya akan dapat menyebabkan penyakit kanker paru-paru.

Kesimpulan :
Ada 7 jenis Atap Genteng, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Diatas tadi adalah penjelasan dari Jenis-jenis genteng. Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat untuk anda dan bisa menjadikan referensi anda untuk memilih yang sesuai dengan kriteria.

Keuntungan Menggunakan Genteng Tanah Liat sebagai Atap Rumah


Genteng merupakan salah satu jenis penutup atap rumah yang paling umum digunakan di Indonesia. Genteng seperti penutup atap lainnya berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan. Selain itu tampilan genteng menjadi hal yang penting dalam membantu penampilan aksen sebuah rumah. Dengan mengetahui jenis genteng beserta kelebihan dan kekurangannya, diharapkan Anda dapat memilih genteng yang tepat untuk rumah Anda. Pemilihan jenis dan warna genteng yang tepat tentunya akan menambah estetika rumah tersebut.

Dengan banyaknya ragam genteng, masyarakat dapat memilih mana yang cocok untuk desain atap rumah mereka. Genteng pada umumnya memiliki bentuk yang berbeda dengan proses pembuatan yang berbeda pula. Setiap genteng memiliki cirri khas masing masing dan mempunyai keunikan tersendiri.
Genteng tanah liat merupakan salah satu jenis genteng yang banyak digunakan saat ini. Jenis genteng pun beragam, namun genteng tanah liat adalah pilihan paling sesuai untuk urusan atap rumah.

Setidaknya ada 5 alasan kenapa genteng tanah liat merupakan solusi tepat untuk atap rumah Anda :

1. Harganya relatif murah
Dengan harga yang relatif murah, genteng tanah liat banyak digunakan oleh pemilik rumah karena harga menjadi salah satu alasan sebuah produk dipilih oleh konsumen. 

2. Memiliki bobot yang ringan
Genteng tanah liat terbilang ringan, sehingga Anda bisa menghemat pengeluaran untuk struktur atapnya. Karena jika bobot genteng berat, maka struktur atap juga membutuhkan kerangka yang kuat, dana yang dikeluarkan juga akan ikut membengkak.

3. Genteng tanah liat sangatlah kuat
Karena dari bahan baku dan proses pembuatannya yang sangat rapi dan manual, membuat genteng ini cukup kuat. Terik panas matahari dan guyuran hujan juga semakin menambah kekuatan genteng itu sendiri.

4. Ruang bawah tidak panas
Genteng tanah liat juga mampu membuat ruang di bawah atap tetap sejuk sehingga penghuni rumah tidak merasakan hawa panas. 

5. Ramah lingkungan
Dari bahan baku dan proses produksi, genteng tanah liat tidak ditambahkan unsur kimia. Hal ini membuat genteng tanah liat ramah lingkungan. Jika genteng sudah tidak layak digunakan, maka genteng dapat dikubur, karena sejatinya bahan yang digunakan terbuat dari tanah dan tidak berbahaya.
Jika Anda kurang puas dengan warna natural yang dimiliki oleh genteng tanah liat, cukup di cat sesuai warna yang Anda inginkan. Warna cat genteng pun beragam, Anda bisa memilih warna-warna terang ataupun warna mencolok yang berbeda dari warna aslinya.

UNTUK PEMESANAN GENTENG TANAH LIAT BERBAGAI TYPE BISA MENGHUBUNGI CP. 082142246574

PROSES PEMBUATAN GENTENG



ALAT- ALAT PEMBUATAN GENTENG 


  1. Alat ini bisa berupa dua buah lempengan baja yag sudah dimodifikasi berbentuk cetakan genteng atau berupa dua lempengan kaca yang sudah dimodifikasi/memesan     dari pabrik kaca.
  2. Pisau. Pisau fungsinya untuk merapikan pinggiran atau sisa dari cetakan genteng.
  3. Cangkul. Cangkul fungsinya untuk menggali tanah untuk mencari bahan tanah liat yang baik dan membuat lubang atau bak penampungan bahan tanah liat yang dicampur dengan air,disini pembuatan genteng dilakukan manual.
  4. Kuas. Kuas fungsinya untuk pengecatan atau proses terakhir

Berikut adalah proses pembuatan genteng tanah liat yang umumnya dilakukan di masyarakat sekitar:

Proses pemilihan bahan baku untuk membuat genteng


Awal proses pembuatan genteng diawali dengan pengolahan bahan baku atau bahan mentah berupa tanah liat yang mengandung unsur kaolin yang diambil dari tanah liat sekitar rumah,ladang,dan pegunungan


Proses pengolahan tanah liat


Setelah pemilihan bahan genteng selesai , kemudian proses selanjutnya adalah penggilingan bahan genteng yang akan diolah.Tujuannya adalah untuk memperoleh bahan yang bagus dengan kriteria yang lebih halus serta merata.


Selanjutnya proses penggilingan dengan cara memasukkan tanah liat ke dalam mesin penggiling tanah biasanya disebut mesin gilis oleh warga sekitar,pada proses ini juga ditambahkan sedikit campuran abu/pasir, lempung kaolin dan pelumas genting  .
Tujuanya supaya tanah liat tidak terlalu lembek waktu digiling dan mempermudah proses penggilingan.

Standart penggilingan ditempat kami 5 kali penggilingan untuk memastikan pencampuran bahan baku biar lebih padat. Penggilingan berlangsung dalam waktu yang cepat dengan keluar berupa tanah liat yang telah tercetak kotak-kotak sesuai dengan ukuran genteng yang akan dicetak.

Proses selanjutnya yaitu pencetakan genteng 


Pencetakan genteng biasanya dilakukan dengan cara memasukkan kotak bahan tanah liat ke dalam mesin cetak berupa mesin pres.

Sebelum dimasukkan pipihkan dulu kotak tanah liat yang sudah di gilis dengan cara dipukul dengan batang kayu .
Tujuannya yaitu supaya  padat dan pas sesuai dengan ukuran mesin press.
Kemudian angkat genteng basah dari mesin pres yang sudah selesai dicetak.

Proses pengeringan


Proses selanjutnya adalah pengeringan, ada beberapa cara proses pengeringan yang biasanya dipakai di perusahaan Kami, tergantung situasi dan kondisi cuaca :


1.Proses pengeringan dengan menggunakan sinar matahari,dimana genteng hasil pengepresan dijemur secara langsung di bawah sinar matahari selama kurang lebih 4 hari.
2.Proses pengeringan dengan cara diangin-anginkan dimana genteng hasil pengepresan diletakan di dalam gudang yang terbuka dalam waktu 10 hari.
3.Proses pengeringan genteng selanjutnya yaitu dengan cara di Oven. Pengeringan Oven berlangsung selama dua hari. Pengeringan dilakukan dengan cara memasukkan genteng ke dalam Oven kemudian dipanaskan dengan menggunakan bahan bakar kayu. Pengeringan ini memerlukan biaya yang mahal.

Proses Penghalusan


Proses ini yaitu dengan menghaluskan sisa-sisa tanah liat yang menempel pada bagian genteng dengan cara di sisik atau biasa disebut dengan kesik.


Proses pembakaran
Proses selanjutnya adalah pembakaran genteng, biasanya berlangsung selama 2 hari 3 malam dimana suhu mencapai dengan kurang lebih 600 derajat.

Proses Pemilihan/ Penyortiran
Proses ini adalah proses akhir dari pembuatan genteng yaitu pemilihan dan penyortiran genteng yang siap pakai.

Kreasi Unik dengan Pecahan Genting


Pagar rumah selain dapat difungsikan sebagai pelindung rumah dari kejahatan, juga dapat dimaksimalkan dengan menampilkan nilai estetikanya. Selain menggunakan material kayu dan besi, Anda juga dapat memanfaatkan mozaik pecahan genteng sebagai penghias pagar di rumah Anda. 

Anda dapat memanfaatkan pecahan-pecahan genteng yang tak terpakai untuk dinding pagar Anda tersebut. Tentunya, Anda telah berpartisipasi dalam upaya menciptakan pemanfaatan barang-barang bekas yang tak terpakai lagi. Hal ini juga dapat membuktikan jika dengan menggunakan barang bekas pun, Anda dapat menciptakan karya seni yang menarik. Pecahan-pecahan genteng ini dapat Anda susun dengan rapi pada permukaan dinding pagar, sehingga akan memberikan kesan menarik dan berbeda untuk tampilan rumah secara keseluruhan jika dilihat dari luar.

Jika ingin menciptakan pemasangan mozaik pecahan genteng ini, Anda tak perlu memanggil tukang, dengan sedikit usaha pun, Anda dapat mengerjakannya sendiri. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:

  • Pertama, jika Anda mempunyai genteng rumah yang sudah tidak terpakai segeralah pecahkan genteng tersebut dengan memukulnya pada beberapa bagian. Selanjutnya, siapkanlah adukan semen pasir dan ambil adukan semen pasir tersebut dan pasangkan ke dinding pagar Anda.
  • Ambilah pecahan genteng yang sudah Anda pecahkan sebelumnya dan tempelkan pada dinding. Sebaiknya, tempelan genteng ini Anda sesuaikan dengan pola pecahan yang ada. Setelah Anda melakukan penataan genteng, Anda tinggal menuangkan cairan semen di antara susunan pecahan genteng.
  • Ratakan cairan tersebut dengan menggunakan spons. Sembari menunggu semen kering, bersihkan larutan semen yang mungkin tercecer pada pecahan genting, sehingga genteng tetap tampil menarik tanpa adanya noda semen di atas permukanannya.


Ada banyak cara untuk membuat taman terlihat unik. Tidak perlu mengeluarkan banyak kocek, hasilnya memuaskan. Mendekor ulang taman pada halaman rumah biasanya identik dengan biaya mahal. Kalau ingin taman bernuansa alam, masalah timbul dari mahalnya material kayu atau batu alam yang digunakan. Belum lagi membeli furnitur dan tanaman penghiasnya. Bisa jadi Anda malah mundur duluan karena memikirkan biayanya. Kalau mau memanfaatkan benda-benda sisa, ternyata menciptakan taman yang cantik itu tidak mahal. Misalnya menggunakan genteng sisa. Genteng umumnya digunakan untuk menutup rangka atap sebuah rumah. Nah, kalau Anda memiliki genteng sisa yang berlebih, jangan dibuang dulu, manfaatkan saja sebagai elemen dekoratif. Genteng sisa bisa digunakan untuk memperindah tampilan tembok sebuah taman. Caranya cukup mudah kok, cukup menempelkan pecahan genteng di atas adukan semen berpasir. Setelah menempel, olesi nat antar genteng dengan cairan semen dan tunggulah hingga kering. Hasilnya? Tembok taman unik bertekstur pecahan genteng nan cantik. Karena digunakan di area outdoor , sebaiknya genteng di coating dulu agar tahan lama dan terhindar dari lumut. Tampilan genteng bertekstur di tembok membuat taman makin unik dan bernuansa alam.

Jenis Genteng & Fungsi Atap Rumah


Selain memberikan nilai estetika karena melengkapi sebuah bangunan menjadi sempurna, nilai fungsional atap juga sangatlah penting. Atap atau genteng merupakan elemen krusial dari sebuah rumah yang berfungsi melindungi penghuninya dari beragam jenis cuaca sesuai dengan iklim sebuah daerah dimana atap tersebut digunakan.  Seperti halnya jenis semen yang beragam dan penting sebagai awal berdirinya fondasi dan tembok dalam proses pembangunan sebuah hunian, atap sangat penting karena berfungsi menutup bagian atas hunian sehingga dapat memberikan perlindungan siang dan malam dari terpaan hujan dan teriknya panas matahari. genteng yang digunakan harus memiliki sifat ketahanan yang tinggi untuk melindungi sang empunya rumah. Sebelum memilah, ada baiknya Anda pertimbangkan dengan menyimak terlebih dahulu beragam jenis genteng dari proses pembuatan dan bahan dasar yang marak di pasaran beserta karakterisitiknya.

Jenis Genteng Press atau Tanah Liat

Sesuai dengan namanya, genteng jenis ini terbuat dari tanah liat. Proses pencetakannya adalah dengan di press atau dipanaskan dengan bara api bersuhu tinggi sehingga menghasilkan karaktersitik genteng tanah liat yang memiliki daya tahan yang kuat. Memiliki kuat tekan yang cukup, genteng ini terbilang awet dan dapat bertahan selama puluhan tahun. Proses pengerjaan yang rumit karena dalam proses pembuatannnya khusus dibuat oleh pengerajin dari mulai proses pembakaran hingga pengeringan dengan cahaya matahari. Menilik dari segi fungsionalnya, jenis ini mampu menahan radiasi panas matahari sehingga memberikan kesejukan dan dapat menghangatkan di sore dan malam hari. Kekurangannya adalah jika terjadi disposisi datau tak tepat dalam pemasangan awalnya maka akan menyebabkan kebocoran. Dari segi ekonomis, genteng tanah liat juga relatif murah.  Terdapat berbagai jenis genteng tanah liat yang memiliki perbedaan dari bentuk dan ukuran.

Genteng Gojer / Morando

Berbentuk seperti gelombang, jenis genteng ini sebagian berbentuk melengkung kebawah dan sebagian lagi melengkung keatas. Terbilang enteng, genteng ini memiliki daya tahan yang kuat namun memerlukan  kecermatan dalam pemasangannya agar rapi. Panjang 33 cm, lebar 23 cm, berat 2,25 kg, dibutuhkan jumlah 15 buah per meter persegi. Sebenarnya terdapat dua pilihan diantaranya yang sudah di galsur dan belum di galsur. Jika lebih memilih membeli yang belum diglasur, Anda tetap harus di cat agar terhindar dari serangan lumut.
Genteng Mantili Biasa
Jika dilihat, genteng mantili biasa sekilas mirip dengan press biasa namun bentuknya berbeda. Termasuk kedalam genteng hias, jenis ini juga terbilang paling laris karena relatif hemat karena hanya dibutuhkan volume isi 24 buah per meter persegi. Daya tahannya juga kuat dan tidak mudah pecah sehingga dapat digunakan berpuluh-puluh tahun.

Genteng Mantili Turbo

Memiliki karakteristik yang sama dengan mantili biasa, genteng mantili turbo memiliki ukuran yang lebih besar yaitu panjang 33 cm, lebar 23 cm, tebal 1,5 cm, dan sedikit lebih berat yaitu 2,3 kg. Termasuk kedalam genteng hias, jenis ini juga terbilang paling laris karena relatif hemat karena hanya dibutuhkan volume isi 20 buah per meter persegi. Kedua jenis genteng mantili ini juga cocok dipakai untuk rumah minimalis.

Genteng Kodok / Prentul / Karangpilang / Goodyear

Genteng Kodok memiliki penahan air hujan yang berada di bagian ujung atasnya sehingga dapat menahan tampiasnya air hujan dan angin kencang. Jenis ini juga memiliki 2 buah pengait sehingga reng yang digunakan harus lurus agar tidak miring. Ukuran panjang 29 cm dengan lebar 21 cm memiliki berat 1,2 kg. Dengan ukuran ini, dibutuhkan sekitar 25 buah genteng untuk per meter perseginya.

Genteng Garuda

jenis genteng ini memiliki desain 2 galombang atau talangan yang berfungsi memecah air. Gelombang ini juga berfungsi mengikat genteng satu sama lain sehingga tampilannya juga terlihat lebih artistik. Anda perlu berhati-hati dalam penyusunanya yang harus agak tegak agar rembesan air tidak terjadi. Terdapat dua jenis bentuk genteng ini yaitu genteng garuda gelombang dan genteng garuda sudut. Ukuran rata-rata yaitu panjang 31 cm, lebar 24 cm, berat rata-rata 2 kg. 

Genteng Plentong

Ini dia jenis genteng yang dikenal sebagai jenis genteng yang umum atau standar. Permukaannya berbentuk datar dari atas hingga kebawah, namun melekuk dibagian samping. Jenis Panjang 27,5 cm2, lebar 22,5 cm2, berat 1,5 kg, dibutuhkan jumlah 25 pcs per meter persegi. Untuk sistem pemasangannya juga terbilang mudah. 

Jenis Genteng Metal / Logam

Terbuat dari bahan dasar metal dan logam, ketebalan yang dimiliki sekitar 0,3 mm. Benefit yang diberikan dari jenis ini adalah ukurannya yang lebih lebar yaitu 60-120 cm atau lebih besar dari genteng kebanyakan sehingga dapat mempercepat pemasangan sebuah rumah karena pemasangannya juga sangat mudah. Tak serumit jenis tanah liat yang harus disusun, genteng yang memiliki beban ringan ini menggunakan sekrup dalam pemasangannya namun harus tetap teliti agar tetap rapi. Meskipun demikian, dengan bahan ini juga anti pecah sehingga aman dari kebocoran. Bahannya juga tidak menimbulkan panas dan tidak mudah terbakar. Selain itu, Anda tak perlu khawatir dengan serangan lumut karena dilapisi anti lumut yang mengurangi biaya tambahan pengecetan ulang di kemudian hari. Anda juga tak perlu khawatir dengan nilai estetika yang dimunculkan karena jenis ini tersedia cukup variatif sehingga dapat diserasikan dengan pemilihan cat rumah Anda.

Jenis Genteng Aspal

Hanya memiliki berat seperenam dari genteng atau keramik, bahannya terbilang solid dengan namun tetap ringan. Material yang terdiri dari lembaran bitumen atau sejenis turunan aspa dan kimia lainnya. Bersifat melindungi karena memiliki karakterisitik tahan api dan tahan terhadap tekanan angin. Anda dapat menemukan dua model dipasaran yaitu diantaranya model datar yang bertumpu pada multipleks yang menempel pada rangka dan bergelombang yang pemasangannya menggunakan sekrup, sehingga sama seperti jenis metal dan logam yang pemasangannya juga mudah. Pada kemiringan 22,5 hingga 90 derajat, genteng yang memiliki harga yang relatif mahal ini dapat digunakan. Ternyata,  ada juga genteng aspal bitumen yang tidak berlabel SNI yang bisa dilihat disini.

Jenis Genteng Kaca

Jenis genteng ini transparan sehingga dapat dimasuki sinar matahari karena terbuat dari kaca. Seperti halnya jendela kaca, natural light dapat menghemat penggunaan listrik pada pagi hingga sore hari. Dilihat dari bentuknya yang berkesan modern, jenis ini cocok digunakan untuk model rumah minimalis. Karena transparan dan matahari dapat mudah masuk, hawa panas  Anda  sehingga penggunaan jenis ini biasanya sebagai atap taman indoor. Namun Anda perlu berhati-hari karena material kaca cukup rentan pecah. 

Jenis Genteng Keramik

Diproses dengan menggunakan pembakaran pada suhu 1100 derajat celcius, warna yang menempel di genteng yang terbuat dari keramik ini akan tahan lama. Tersedia dalam banyak varian warna karena  finishing-nya dilapisi glasur,  tak hanya warna saja yang tahan lama namun juga secara keseluruhan karena bisa menahan beban manusia. Mudah dikaitkan melalui celah dengan sistem interlock, kelemahan yang dimiliki adalah kemiringan minimum 30 derajat agar tidak bocor dan mudah terbang diterpa angin karena air hujan harus mengalir dengan baik. Tumpuan genteng keramik adalah pada rangka kayu atau beton. Jika masih bingung mempertimbangkan antara menggunakan genteng keramik atau genteng aspal.

Jenis Genteng Beton

Terbuat dari material seperti kerikil, pasir, dan semen dan proses pembuatan yang terbilang kuno, genteng ini memiliki bobot yang berat sehingga diiperlukan rangka kayu yang besar untuk menopang bebannya. Keuntungannnya, daya tahan yang dihasilkan pun kuat dan tidak mudah goyah akibat terpaan angin. Sayangnya, tampilan yang dihasilkan aak kusam karena tak diberi warna sehingga Anda perlu mengkreasikannya dengan melapisi glasur agar tak mudah diserang lumut. Genteng yang tersedia dari 2 bentuk yaitu gelombang dan datar ini harganya juga terjangkau.

Jenis Genteng Policarbonat

Penggunaan genteng policarbonat biasanya di bagian outdoor seperti canopi atau atap carport. Jenis genteng ini terdapat dua jenis yaitu yang rata dan berongga. Untuk waktu pemasangan relatif cepat dengan menggunakan paku untuk rangkakayu, sedangkan baut digunakan untuk baja. Genteng yang kedap air dan tahan rayap ini sedikit berbeda karena dijual per rol. 

Jenis Genteng Sirap

Genteng sirap yang memiliki nama lain kayu besi atau bulian ini dbuat dari dari kayu ulin yang tahan akan perubahan suhu, kelembaban, dan pengaruh air laut. Kayu ulin yang berasal dari Pulau Kalimantan ini juga seringkali digunakan sebagai bahan furniture, bahan bangunan, jembatan, dan sebagainya. Sayangnya, genteng yang memiliki bobot yang cukup ringan dan dapat mengisolasi panas ini agak sulit ditemukan di pasaran sebagai upaya pemerintah menjaga kelestarian lingkungan, namun terdapat alternatif atap dari kayu merbau. Proses pemasangannya juga harus teliti dengan memastikan bahwa kayu sudah kering ketika dipasang agar tidak melengkung. Bentuknya juga lain dari jenis genteng kebanyakan yaitu berupa lembaran tipis yang memanjang.

Jenis Genteng Asbes / Fiber Semen

Berbahan dasar 6 mineral silikat alam, genteng asbes merupakan salah satu jenis genteng yang familiar di masyarakat karena dibanderol dengan harga murah dibandingkan dengan genteng lainnya. Keuntungan jenis ialah tidak mudah bocor dan bahan yang tidak menyerap panas sehingga suhu ruangan menjadi lebih sejuk. Selain itu, bobotnya yang ringan sehingga tidak membutuhkan konstruksi khusus dan pemasangannya mudah. Sedangkan kelemahannya adalah seratnya yang mudah membentuk partikel yang lepas dan terhirup sehingga tidak dianjurkan untuk kesehatan. Terdapat beberapa bentuk diantaranya berbentuk plat untuk plafon, atap asbes yaitu yang berbentuk seperti genteng, karpus genteng untuk menutup atas genteng asbes, bergelombang yang biasa digunakan sebagai atap, nock asbes untuk menutup sudut atas gelombang.

Jenis Genteng Atap Kain Terpal

Berbahan dasar kain terpal dan plastik elastis, jenis genteng ini biasanya memiliki warna dan corak yang menambah kesan artistik. Jenis ini bertumpu pada kerangka besi yang sudah dibentuk sesuai dengan selera dan ditempelkan pada tembok menggunakan sekrup dan baut untuk memperkuat. Jenis genteng atap kain terpal lebih mudah dibongkar pasang dan biasanya digunakan untuk balkon atau atap jendela.

Yuk kepion produk kami di 082142246574. Terimakasih.

Modifikasi Ruangan dengan Glass Block

Rumah yang sehat adalah rumah yang dapat menghemat pemakaian listriknya. Rumah yang sehat tidak perlu menyalakan sumber energi lampu dari pagi hingga sampai pagi kembali. Untuk itu perhatikanlah dengan baik ketika Anda hendak membangun sebuah rumah dalam model apapun. Usahakan setiap ruangan memiliki sumber cahaya yang cukup. Terlebih ketika pagi hingga sore hari.



Guna menciptakan ruangan yang terlihat terang, Anda dapat menggunakan glass block di ruangan rumah Anda. Dinding yang terbuat dari kaca dengan petak persegi yang tersusun rapi ini mampu membuat sebuah ruangan dalam rumah menjadi terang. Sebab benda ini memang dapat ditembus cahaya. 

Warna dinding kaca ini cenderung terlihat putih bening pekat. Walaupun disebut dengan dinding kaca namun tidak seperti kaca yang tembus pandang. Anda tidak dapat melihat ruangan lain dari balik dinding kaca ini. Bahkan jika Anda ingin memiliki dinding kaca ini dengan desain berbeda maka desain tetris dapat menjadi pilihan menarik.

Jika Anda tertarik memiliki dinding kaca dengan model tetris agar rumah Anda menjadi rumah yang selalu terang benderang dan menarik, perhatikan hal-hal berikut:

Pemilihan Letak Untuk Ruangan Rumah
Pertama, Anda dapat memilih penempatan dinding kaca ini pada ruangan yang menurut Anda kurang dalam pencahayaan. Ruang keluarga adalah ruangan yang tepat untuk glass block rumah Anda.

Desain tetris pada dinding kaca akan membuat ruang keluarga terlihat semakin unik saja. Tidak hanya itu, kamar mandi juga dapat diberikan dinding kaca ini. Sehingga Anda tidak perlu memberikan jendela jika Anda khawatir akan terlihat dari luar.

Dengan menggunakan dinding kaca tebal ini maka dapat menjadi alternatif pengganti jendela kamar mandi. Penempatkan dinding kaca pada ruangan rumah maka lampu pun tidak harus menyala setiap saat tentunya.

Pemilihan Batas Ruangan Rumah
Dinding kaca ini juga memiliki fungsi sebagai pembatas ruangan pada rumah Anda seperti antara ruang keluarga dengan ruang tamu. Sehingga cahaya yang masuk dari pintu ruang tamu akan diteruskan melalui dinding kaca ini menuju ruang keluarga. Atau dapat juga pembatas antara ruang keluarga dengan dapur. Sehingga ruang keluarga Anda yang memang terlihat terang maka cahaya dari ruang keluarga akan diteruskan menuju dapur.

Sedangkan untuk kamar mandi, dinding kaca yang didesain pada dinding tanpa batasan antara dua ruangan, maka cahaya dari luar rumah akan menembus menuju dinding kaca kamar mandi. Sehingga kamar mandi Anda akan terang.
  
Perawatan Tepat
Sama halnya seperti kaca jendela, dinding kaca ini juga perlu perawatan. Walaupun terlihat selalu bersih namun dinding glass block akan mudah tertempel debu. Apalagi jika Anda menggunakan desain tetris maka debu akan lebih terlihat jelas.

Anda perlu teratur dalam merawat dinding kaca ini agar selalu terlihat bersih. Bersihkan seperti Anda membersihkan kaca jendela dengan kemoceng dan lap basah.

Memiliki dinding kaca seperti glass block tetris akan menjadikan rumah Anda menjadi terlihat berbeda dibanding ruangan lainnya tanpa dinding kaca ini. Tampilkan perbedaan ruangan rumah Anda dengan penerangan alami sekaligus menghemat biaya pengeluaran listrik.

Harga harga genteng nglayur trenggalek





Produsen/pabrik/suplyer genteng nglayur asli trenggalek menyediakan genteng 
--mantili - Rp 2100
--gelombang -Rp 2600
--pentol -Rp 1700
--pres-Rp 1600
--baseke-Rp 3500
--baseke super-Rp 3600
--flat beton -Rp 3800
--garuda beton-Rp 3800
HATI HATI TIDAK SEMUA BERLOGO NGLAYUR ITU ASLI PRODUK NGLAYUR TRENGGALEK, PRODUK ASLI NGLAYUR HANYA DARI DSN NGLAYUR KABUPATEN TRENGGALEK, semua barang dari kami terjamin kwalitasnya, kuat di injak, tidak rembes dan asli nglayur. dan bergaransi jika barang rusak karna panas dan hujan akan kami ganti 
no hp /whatsap 082142246574

Keuntungan Menggunakan Genteng Tanah Liat sebagai Atap Rumah


Genteng merupakan salah satu jenis penutup atap rumah yang paling umum digunakan di Indonesia. Genteng seperti penutup atap lainnya berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan. Selain itu tampilan genteng menjadi hal yang penting dalam membantu penampilan aksen sebuah rumah. Dengan mengetahui jenis genteng beserta kelebihan dan kekurangannya, diharapkan Anda dapat memilih genteng yang tepat untuk rumah Anda. Pemilihan jenis dan warna genteng yang tepat tentunya akan menambah estetika rumah tersebut.

Dengan banyaknya ragam genteng, masyarakat dapat memilih mana yang cocok untuk desain atap rumah mereka. Genteng pada umumnya memiliki bentuk yang berbeda dengan proses pembuatan yang berbeda pula. Setiap genteng memiliki cirri khas masing masing dan mempunyai keunikan tersendiri.
Genteng tanah liat merupakan salah satu jenis genteng yang banyak digunakan saat ini. Jenis genteng pun beragam, namun genteng tanah liat adalah pilihan paling sesuai untuk urusan atap rumah.





Setidaknya ada 5 alasan kenapa genteng tanah liat merupakan solusi tepat untuk atap rumah Anda :

1. Harganya relatif murah

Dengan harga yang relatif murah, genteng tanah liat banyak digunakan oleh pemilik rumah karena harga menjadi salah satu alasan sebuah produk dipilih oleh konsumen. 

2. Memiliki bobot yang ringan 

Genteng tanah liat terbilang ringan, sehingga Anda bisa menghemat pengeluaran untuk struktur atapnya. Karena jika bobot genteng berat, maka struktur atap juga membutuhkan kerangka yang kuat, dana yang dikeluarkan juga akan ikut membengkak.

3. Genteng tanah liat sangatlah kuat

Karena dari bahan baku dan proses pembuatannya yang sangat rapi dan manual, membuat genteng ini cukup kuat. Terik panas matahari dan guyuran hujan juga semakin menambah kekuatan genteng itu sendiri.

4. Ruang bawah tidak panas

Genteng tanah liat juga mampu membuat ruang di bawah atap tetap sejuk sehingga penghuni rumah tidak merasakan hawa panas. 

5. Ramah lingkungan

Dari bahan baku dan proses produksi, genteng tanah liat tidak ditambahkan unsur kimia. Hal ini membuat genteng tanah liat ramah lingkungan. Jika genteng sudah tidak layak digunakan, maka genteng dapat dikubur, karena sejatinya bahan yang digunakan terbuat dari tanah dan tidak berbahaya.

Jika Anda kurang puas dengan warna natural yang dimiliki oleh genteng tanah liat, cukup di cat sesuai warna yang Anda inginkan. Warna cat genteng pun beragam, Anda bisa memilih warna-warna terang ataupun warna mencolok yang berbeda-beda dari warna aslinya.

Anda bisa mempercayakan berbagai jenis dan type genteng tanah liat pada kami produsen Genteng Trenggalek dengan CP. 082142246574

PRODUSEN /PABRIK/SUPLYER GENTENG ASLI NGLAYUR TRENGGALEK 082142246574




Produsen/pabrik/suplyer genteng nglayur asli trenggalek menyediakan genteng
--mantili
--gelombang
--pentol
--pres
--baseke
--baseke super
--flat beton
--garuda beton
HATI HATI TIDAK SEMUA BERLOGO NGLAYUR ITU ASLI PRODUK NGLAYUR TRENGGALEK, PRODUK ASLI NGLAYUR HANYA DARI DSN NGLAYUR KABUPATEN TRENGGALEK, semua barang dari kami terjamin kwalitasnya, kuat di injak, tidak rembes dan asli nglayur. dan bergaransi jika barang rusak karna panas dan hujan akan kami ganti
no hp /whatsap 082142246574

Desain Indah Rumah Dengan Roster atau Loster (Ventilation Block)



Apaan sih roster atau loster? Roster atau loster merupakan salah satu partisi bangunan yang memiliki desain yang khas ada lubangnya untuk ventilasi atau nama bahasa bulenya ventilation block. Adapun bahan roster biasanya terbuat tanah liat yang di bakar, terbuat dari bahan logam, dan mungkin batu alam yang di lubangi dengan cara di pahat.Roster di pasang diatas jendela atau pintu, selain itu bisa juga di pasang di dinding kamar mandi sebagai pemanis bangunan. Selain untuk keindahan roster berguna untuk melancarkan sirkulasi udara.

Roster atau loster di Indonesia dalam menyebutkanya berbeda-beda di setiap daerah. Jika di Jawa Timur biasanya menyebutnya bata loster atau loster. Namun di daerah Jawa Barat biasa di sebut Bata Karawangan. Pada dasarnya bata roster adalah bata berlubang untuk ventilasi udara.




Sejarah Penggunaan Rumah Indah Dengan Loster atau Roster

Loster atau Roster atau biasa di sebut blok ventilasi banyak digunakan di negara yang memiliki iklim panas dan hangat. Rumah menggunakan roster bisa di jumpai di kawasan Asia Tenggara hingga ke kepulauan Karibia. Bahan roster atau loster terbuat dari Glass Fiber Reinforced Concrete (GFRC). Bahan loster GFRC tersebut sangat kuat karena memiliki bahan serat dari gelas. Tapi untuk daerah tertentu seperti Indonesia bahan roster atau loster terbuat dari tanah liat yang di bakar.

Ventilation blok untuk polanya bermacam-macam tergantung trend daerah tertentu. Jika di kawasan semenanjung Malaysia, Indonesia dan Singapura membanggakan dengan pola fa├žade blok. Tetapi hari ini trend untuk loster atau roster juga mengikuti pola minimalis, yang mengandalkan kesederhanaan dan kesimpelan, faktor simple.



Untuk masjid trend roster lebih cepat lagi, saat ini banyak para desainer roster mendesain dengan ukuran yang cukup luas serta tinggi. Minimal 10 meter untuk desain roster ini. Variasinyapun berkembang sangat pesat. Bukan hanya motif bunga-bungaan tapi juga bermotif kaligrafi untuk lubangannya.
Aplikasi Penggunaan Roster atau Loster Untuk Keindahan Dinding Rumah Anda

Penggunaan loster atau roster untuk keindahan dinding rumah sebenarnya hari ini tidak melulu di gunakan di rumah minimalis saja. Penggunaan loster atau roster telah meluas penggunaanya untuk bangunan yang bersifat untuk umum seperti desain masjid, gedung sekolah dan perkantoran. Bahkan menurut pengamat trend bangunan, diperkirakan trend 5 tahun kedepan penggunaan roster akan memusim. Namun dengan desain yang lebih bervariatif dan lebih indah tentunya. Penggunaan roster untuk interior dan eksterior masjid akan memberikan nuansa khas dan indah tersendiri. Kesan roster bukan hanya di situ saja, karena iklim di dunia cenderung panasnya meningkat, maka penggunaan roster untuk dinding lebih cenderung diperbanyak. Mengingat perlunya sirkulasi udara yang lebih banyak untuk mengurangi dampak gerah yang ditimbulkan karena bocornya lapisan ozon.

So, penggunaan roster untuk desain terindah rumah Anda akan memberikan kesan tersendiri bagi pemiliknya. Duet desain minimalis plus racikan roster di dinding rumah Anda akan memberikan kesan Anggun di rumah Anda.

Itulah ulasan dari kami mengenai penggunaan roster atau loster untuk penggunaan bangunan properti rumah Anda, terutama untuk penggunaan dinding. Selamat berkreasi dengan desain roster untuk dinding rumah pilihan Anda.

GENTENG KACA TRANSPARAN


Harga jual genteng kaca transparan yang murah – 082142246574 untuk membantu pencahayaan ruangan kamar atau ruang lainnya di rumah Anda yang tidak ada jendela atau ventilasi untuk masuknya pencahayaan sinar matahari dari luar. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang makin padat serta semakin sempitnya lahan perumahan, sekarang ini terutama di kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, kota Jakarta, kota Bandung, kota Bekasi, dan lain-lain membuat kebutuhan permintaan genteng kaca semakin meningkat, dikarenakan letak rumah yang satu dengan rumah yang lainnya saling berdekatan tidak ada jaraknya, rata-rata demi memaksimalkan luas lahan, antar bangunan rumah tidak dikasih jarak atau stan sama sekali. Fungsi utama genteng kaca adalah sebagai media untuk membantu pencahayaan ruangan menjadi lebih terang meskipun untuk rumah yang didesain tidak memakai jendela dikarenakan keterbatasan lahan. Biasanya ini sering dijumpai di komplek-komplek perumahan umum maupun komplek perumahan nasional karena lahannya sudah dikavling-kavling tidak berjarak satu dengan yang lainnya. Untuk memenuhi permintaan pembeli kami menyediakan beraneka macam pilihan genteng kaca sesuai bentuk model genteng tanah liat maupun genteng kaca yang mengadopsi dari genteng berbahan campuran semen dan pasir (beton). 

Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai macam bentuk aneka model yang kami sediakan khusus untuk Anda pembeli semuanya, yuk dilihat sama-sama, siapa tahu ada yang cocok untuk Anda ;






Untuk layanan informasi ter-update pemesanan berbagai macam genteng kaca maupun genteng tanah liat lainnya sperti genteng flat, genteng fossano, genteng baseke super, genteng morando trenggalek, genteng garuda, genteng gelombang, genteng mantili Nglayur, genteng magase, genteng baseke serta genteng glazur Trenggalek, langsung mawon hubungi ke nomor handphone berikut ini 082142246574

SEJARAH GENTENG DUNIA



    Asal usul atap genteng tanah liat (roof tile) jika ditelusuri lebih lanjut adalah berasal dari China, selama Zaman Neolitikum, dimulai sekitar 10.000 SM, dan Timur Tengah, beberapa waktu kemudian. Dari wilayah ini, penggunaan genteng tanah liat tersebar ke seluruh Asia dan Eropa. Tidak hanya orang Mesir kuno dan Babel, tetapi juga bangunan Yunani dan Romawi mereka menggunakan atap dan ubin dari tanah liat. Temuan awal genteng tanah liat di Yunani kuno berasal dari daerah disekitar Korintus (Yunani), dimana genteng mulai menggantikan atap jerami di dua kuil Apollo dan Poseidon antara 700-650 SM. Tradisi ini terus berlanjut di Eropa hingga saat ini. Kemudian orang Eropa membawa tradisi atap tanah liat ini hingga ke Amerika sekitar pada abad ke-17.


Para Arkeolog pun telah menemukan spesimen dari genteng tanah liat dari pemukiman 1.585 dari Roanoke Island di North Carolina. Genteng tanah liat juga digunakan di Inggris pada awal terbentuknya pemukiman di Jamestown, Virginia, dan dekat St Mary di Maryland. Genteng tanah liat juga digunakan saat perjanjian Spanyol di St. Augustine - Florida, serta pada saat perjanjian antara Perancis dan Spanyol di New Orleans.


Pemukim Belanda di pantai timur pertama kali mengimpor ubin dan genteng tanah liat dari Holland. Pada Th. 1650, mereka telah mendirikan produksi skala besar dari ubin dan genteng tanah liat di atas Sungai Hudson Valley, mengirimkannya ke New Amsterdam. Produksi genteng secara manufaktur dilakukan sekitar waktu Revolusi Amerika, menawarkan baik ubin berwarna dan mengkilap maupun tanpa glasir - genteng terakota alam, di wilayah Kota New York dan New Jersey. Sebuah surat kabar New York Th. 1774 telah mengiklankan ketersediaan diproduksinya secara lokal, ubin mengkilap dan genteng tanpa glasir untuk dijual yang dijamin "tahan cuaca apapun". Genteng tanah liat di daerah pantai barat, pertama kali diproduksi dalam cetakan kayu pada tahun 1780 di Mission San Antonio de Padua - California oleh Neophytes India di bawah arahan misionaris Spanyol.



Faktor yang paling signifikan dalam mempopulerkan atap genteng tanah liat selama periode kolonial di Amerika adalah karena ketahanannya terhadap api. Kebakaran dahsyat di London, Th. 1666 dan Boston pada Th. 1679, telah mendorong standarisasi bahan bangunan dan pengenalan kode api di New York dan Boston. Standarisasi kode api ini masih tetap berlaku selama hampir dua abad, dan mendorong penggunaan genteng tanah liat untuk atap, terutama di daerah perkotaan, karena kualitas tahan api nya. Atap genteng tanah liat ini juga disukai karena daya tahannya, kemudahan pemeliharaan dan dapat meredam suhu panas dari luar.




Popularitas genteng tanah liat di sebagian besar Amerika Serikat kawasan timur laut selama kuartal ke-2 abad ke-19, mulai mengalami penurunan. Hal ini disebabkan adanya penggunaan atap sirap dari kayu yang mulai digunakan secara luas, harganya lebih terjangkau dan jauh lebih ringan. Selain itu, bahan-bahan tahan api baru telah dan dapat digunakan untuk atap, terbuat dari logam seperti tembaga, besi, tinplate, seng, dan besi galvanis. Selain bobotnya berat juga penampilan genteng tanah liat tidak lagi modis. Tahun 1830 genteng tanah liat mengalami penurunan popularitas yang drastis di negara itu.